Kapribaden Header
Home Romo Herucokro Semono Kapribaden Organisasi Pengalaman Sejati Tanya Jawab F.A.Q. Kontak
 
Home » Kapribaden » Buku Hidup Bahagia » Halaman 23
 
Buku Hidup Bahagia
   
Halaman : [1] ... [21] [22] [23] [24] [25] ... [33]
 

 

Mengalahkan “AKU”

“AKU” itu begitu kuatnya, karena selain sudah jadi bawaan kita masing masing sejak lahir, dalam pertumbuhan kita, sengaja atau tidak, “AKU”-lah yang selalu kita kembangkan.

Makin bertambah umur kita, makin kuat pula “AKU” kita, kalau selama itu kita tidak berusaha sungguh sungguh mengalahkannya.

Kita kenal, bahwa orang tua makin susah dimengerti, makin susah diajak kompromi, kalau sudah begini maunya ya harus begini, dan seterusnnya. Itu karena “AKU”-nya sudah terlanjur kokoh-kuat berakar.

Maka, tidaklah cukup kalau mau mengalahkan “AKU” hanya dengan tekad. Karena yang punya tekad itu juga “AKU”.

Mengalahkan “AKU” harus dengan Laku. Dan masih harus dibantu dengan cara, dengan sarana Gaib.

 

Laku membersihkan Raga (Laku pangumbahing Rogo)

Laku membersihkan Raga ini, pada hakekatnya merupakan upaya mengalahkan “AKU”.
Membersihkan Raga bukan dengan mandi 10 kali sehari, tetapi dengan Laku.

Laku itu adalah :

1) Sabar;
2) Narimo;
3) Ngalah;
4) Tresno welas lan asih marang opo lan sopo wae;
5) Ikhlas


Penjelasannya :

Ad.1. Sabar

Sabar, bukan asal tidak marah.
Memaksakan sesuatu sebelum waktunya, juga termasuk tidak sabar.

Contoh Sabar yang baik adalah seorang ibu yang mengandung. Dengan penuh rasa cinta kasih, dia pelihara kandungannya, sampai cukup bulannya. Tak seorang ibupun ingin anaknya lahir sebelum waktunya.

Sabar, harus benar benar terasa sampai sedalam-dalamnya. Berpura-pura sabar, padahal di dalam dirinya marah bergejolak, tidak benar dalam laku ini. Ini yang dinamakan Laku Pura-pura suci. “Laku semuci-suci.” Misalnya karena usia, atau kedudukan, sehingga dirinya dituakan. Lalu sekalipun sebenarnya marah, tetap tersenyum. Hal ini baik kalau untuk seorang diplomat. Tetapi tidak benar dalam menjalani laku ini.

Orang Sabar, dalam segala hal berpedoman, step by step slow but sure, biar lambat asal selamat, alon-alon waton kelakon (kanti becik lan bener).

Penyakit penyakit seperti Hypertensi (tekanan darah tinggi), neurosis (gangguan keseimbangan emosi), insomnia (tidak bisa tidur) dan semacamnya, akan jauh.

 

Copyright © 2005-2026 Kapribaden - V.1.9. All rights reserved.